Putuskan

October 21st, 2007 by bennypunya

Bukankah Hidup Hanya tentang Bagaimana kita mengambil
keputusan?

 

pernah menghitung berapa kali dalam sehari kita
dihadapkan pada kondisi MENGAMBIL KEPUTUSAN?

jam berapa kita akan mandi?baju apa yang akan kita
pakai hari ini?apa yang kita makan untuk sarapan?kendaraan apa yang akan kita
gunakan untuk beraktifitas?dan masih banyak hal2 lain yang harus kita
putuskan..

Hidup itu hanya masalah berkata IYA atau TIDAK..2
kata yang menurut saya menjadi dasar untuk melakukan pilihan..

 

Terkadang saya bertemu dengan orang yang tidak mau
untuk memilih..dan hal yang tidak bisa saya pahami adalah alasan kenapa dia
tidak pernah mau melakukan pilihan..

 

Terlepas dari kemungkinan bahwa rasa takutnya
mengalahkan keberanian untuk memilih.. saya rasa alam bawah sadar untuk tetap
berada di zona aman membuatnya tidak pernah mau melakukan pilihan…

Zona aman untuk tidak pernah mau mengambil resiko
apabila pilihannya salah..

Zona aman untuk tetap berada di jalur hidupnya yang
lurus2 saja..

 

Padahal…hidup yang lurus2 saja adalah hidup yang
SALAH..

 

Jadi jika ada diantara kalian yang membaca tulisan
saya dan merasa saya dengan sukses menyentil anda, saya hanya ingin berkata..

 

Terkadang keputusan yang kita ambil mungkin saja
salah….tapi kesalahan terbesar adalah ketika kita tidak memilih sama sekali…

 

 

Regards,

 

Benny

 

 “High Risk High Return,Live is Only Yes and No
isn’t it? “

- Masahiro
Sawamura
, Johnan’s Shooting Guard

terkutuk

September 30th, 2007 by bennypunya

Hari selasa
25 september kemarin merupakan hari terkutuk…kenapa?

kota

Jakarta

tercinta seakan akan mengalami pemanasan yang luar biasa..yeap..

Dimulai
dengan perjuangan saya mencari satu set senar gitar di pusat perbelanjaan yang
letaknya persis di seberang kampus saya..dengan tekad luar biasa saya mencoba
melangkahkan kaki menyeberang jalan menuju pusat perbelanjaan tersebut
(tentunya dengan TIDAK menggunakan jembatan penyebrangan yang disediakan oleh
pemerintah,karena saya termasuk salah satu pelanggar hukum yang paling taat).
Setelah sepanjang jalan saya mengutuki kendaraan umum maupun pribadi yang
melintas karena mereka sukses membuat udara yang saya hirup menjadi tidak
sedap,saya masuk ke pusat perbelanjaan tersebut dan langsung ke toko yang
menjual peralatan musik. Saya bertanya pada penjaga toko

 

Saya
(S) : Mas, ada satu set
senar nilon ga?

Penjaga
Toko (PT) : Lho?situ pake senar nilon?

S : iya.emang kenapa mas?

PT : dari
potongannya..situ pasti suka musik rock,dan orang yang suka musik rock biasanya
milih senar string..aneh..

S : saya rocker gagal mas..

 

dengan
sedikit merendah dan mengakui kegagalan saya, saya berharap si penjaga toko
segera memberikan apa yang saya minta tanpa banyak bicara..

 

PT : ga
sedikit orang seperti situ yang mencoba cerita ke saya tentang kegagalan
mereka..

S :%$@%$# (siapa juga yang mau curhat!!)

PT :
tapi…senar nilonnya abis mas…

S :%@!!^%#

PT :Dunia
musik memang lagi heboh..karena..

S : %^@^&%$#&%^@

PT
:Kelangkaan senar nilon..

S :%$@@!!$@!$

PT
:banyak juga orang kaya situ…

 

tanpa
peduli lanjutan dari si penjaga toko…saya langsung ngeloyor pergi dari toko
itu dan memutuskan untuk pulang..

Cerita
tidak berakhir disini…

sepanjang
siang saya mengutuki

jakarta

yang panas..Global Warming yang telah menjadi isu international betul2 saya
rasakan dampaknya..

gaya

rambut saya yang merupakan konduktor yang baik berhasil membuat sengatan matahari
terasa sampai ke ubun - ubun..ditambah dengan kenyataan bahwa bus

kota

yang saya tunggu
tidak kunjung tiba..kutukan2 yang keluar dari mulut saya makin deras dan
buas…

Bus yang
saya tunggu akhirnya tiba..dan saya meluncur menuju rumah yang cukup saya
cintai..

Sesampainya
di rumah saya langsung mandi sambil tetap mengutuki orang2 yang berperan besar
terhadap pemanasan global ini…membuat

jakarta

semakin panas..

saya pun
merebahkan diri sambil online dengan salah satu temen saya dan menceritakan
bagaimana panasnya

kota

jakarta

..

di sela
sela obrolan kami..saya tersadar bahwa sudah terlalu banyak orang saya kutuk
hari itu,bahwa sebenarnya saya juga termasuk orang2 terkutuk itu, bahwa saya
juga membuang sampah sembarang, bahwa saya terkadang tidak menggunakan listrik
secara efisien, bahwa saya tidak peduli terhadap tumbuh tumbuhan di halaman
rumah saya,dan bahwa saya tidak melakukan apa apa selain mengutuk..

akhirnya
saya mulai mengutuk diri saya sendiri..dan mencoba melakukan sesuatu..saya
mulai mematikan peralatan listrik yang tidak diperlukan..dan sore harinya saya
menyiram semua tanaman yang ada di rumah saya tanpa kecuali..

 

dan hari
yang terkutuk itu berakhir dengan sebuah doa bahwa semoga tidak ada lagi orang2
seperti saya yang hanya bisa mengutuk.

semoga
semakin banyak orang yang peduli pada lingkunganya..dan peduli pada bumi ini..

 

Regards,

Benny

People
become fool when they stop asking a question.